![]() |
| Batu Kalimaya Banten Jarong |
Seperti batu permata lainnya, batu kalimaya juga perlu dirawat agar tetap berkilau atau bahkan semakin mengeluarkan pancaran warna pelangi yang lebih indah, sehingga semakin meningkatkan harga jualnya. Dalam perawatan batu permata kalimaya banten, ada beberapa istilah penting, yakni:
- Kembang: motif gradasi warna pelangi pada batu
- Kembang Jarong: kilau pelangi pada batu yang sangat terang/jelas
- Kembang Tedeng/Miring: pelanginya tampak saat dipandang dari arah samping/miring vertical
- Kembang Senter: pelanginya baru tampak jelas saat dibantu cahaya senter (tersinari cahaya)
- Jarong adalah istilah untuk kilau warna pelangi atau blink batu kalimaya yang sudah semburat tajam.
Semakin banyak jarongnya akan membuat harga batu semakin mahal. Maka tak heran jika harga sebuah batu kalimaya banten yang berukuran kecil lebih mahal dari batu kalimaya besar karena jumlah jarong (kilau pelanginya) lebih banyak. Di pasaran, ada rumus harga Kalimaya Banten, yakni:
Kalau mau Gede jarong jangan berharap murah
Kalau mau Jarong murah jangan berharap gede
Kalau mau gede & murah jangan berharap jarong
Harga selalu berbading lurus dengan dimensi dan jarong.
Kalau mau Jarong murah jangan berharap gede
Kalau mau gede & murah jangan berharap jarong
Harga selalu berbading lurus dengan dimensi dan jarong.
Beragam Tips Merawat Batu Kalimaya
Banyak cara yang bisa dilakukan dalam merawat batu kalimaya, mulai dari teknik menjemur, membakar, dan merendam dengan cairan tertentu.
#1. Merendam dengan Air Kelapa
Air kelapa bisa dipakai sebagai media untuk merawat dan memperbanyak jarong pada batu kalimaya, terutama jenis kalimaya susu (putih). Caranya cukup mudah, yakni merendam batu kalimaya susu dengan air kepala dalam waktu 2 minggu, artinya setiap satu minggu harus diganti dengan air kelapa yang baru. Bila bibit jarong (bintik-bintik pelangi) sudah semakin banyak, maka perawatannya dilanjutkan dengan menjemur di bawah sinar matahari setiap hari selama 2-3 jam. Rendam semalam, kemudian jemur esok harinya. Kegiatan rutin ini dilakukan selama dua minggu.
#2. Merendam dengan Air Oksigen
Oksigen dalam bentuk cair juga bisa dipakai media memelihara batu kalimaya. Anda perlu siapkan botol kaca yang diisi air oksigen, kemudian batu tersebut direndam selama sehari dan esoknya dijemur selama 2 jam. Proses ini dilakukan secara rutin hingga 2-3 minggu. Selain air oksigen, bisa juga merendam dengan air hujan ataupun air biasa.
#3. Mengolesi Minyak
Oleskan batu kalimaya dengan minyak kelapa atau minyak zaitun atau minyak baby oil agar makin mengkilap.
#4. Menggosok dengan Bahan Tertentu
Gosok batu dengan kertas intan setelah proses penjemuran atau juga menggunakan daun pisang kering. Senyawa yang ada pada daun pisang kering (jawa: klaras) dapat membuat batu akik menjadi lebih mengkilap. Penggosokan harus dilakukan satu arah.
#5. Khusus Batu Kalimaya Teh
Untuk jenis batu kalimaya teh, treatment bisa dilakukan dengan merendam dengan air teh yang sudah didiamkan selama 2 hari. Rendam selama semalam, kemudian esoknya dijemur pada siang hari selama 1-2 jam. Proses rutin ini dilakukan selama 2 minggu sehingga spektrum pelangi dan motif hologram tampak semakin berkilau.



0 Komentar untuk "Cara Merawat Batu Kalimaya Banten"